Archive for June, 2009
Truth, 1 Juli 2009 “Pilih Salah Satu”
Mind Map Pilih Salah Satu
(Diambil dari Renungan Truth – Rehobot Ministry) Dalam hidup ini hanya ada satu pilihan di antara dua kemungkinan, yaitu kehidupan yang didasarkan pada filosofi pertama “aku ada karena Tuhan dan bagi Tuhan” dan yang kedua adalah “aku ada karena aku ada dan bagi diriku sendiri”. Ini adalah hukum kehidupan. Setiap orang akan jatuh pada salah satu pilihan tersebut, dan tidak akan dapat menghindarinya. Sungguh malang kalau banyak manusia tidak memahami hukum kehidupan ini. Bila seseorang memilih opsi pertama, kesadaran ini dapat menciptakan gaya hidup berkualitas tinggi. Tetapi kalau seseorang tidak memahami kebenaran ini, maka sekalipun ia kaya raya, berkedudukan dan berpendidikan tinggi, terkenal dlsb, maka hidupnya tidak berkualitas sama sekali, sebab ia pasti jatuh pada opsi kedua.
Mengenai hal ini Tuhan Yesus telah berkata tegas “kamu tidak dapat mengabdi kepada 2 tuan”, atau “kamu tidak dapat menjadi budak dua majikan”. Memang jarang – atau hampir tidak ada- orang beragama dan ber Tuhan yg mengaku menyembah dan mengabdi kepada iblis secara langsung. Tetapi ketika seseorang melandaskan hidupnya kepada filosofi kedua yaitu “aku ada karena aku ada dan bagi diriku sendiri”, maka ia menjadikan dirinya sendiri sebagai majikan; berarti ia telah menjadikan dirinya budak kuasa kegelapan. Orang ini mengangkat dirinya sendiri sebagai tuhannya.
Setiap orang harus memilih salah satu di antaranya, tidak boleh memilih keduanya. Jika seorang menunda menetapkan pilihan atau tidak berniat memilih salah satu, berarti ia memilih yang kedua. Ternyata tidak sedikit orang kristen yang menunda atau mengulur waktu menetapkan pilihan. Penundaan ini sangat berbahaya, sebab kuasa kegelapan secara berkesinambungan dan intensif menuntun orang-orang tersebut untuk tidak akan bisa lagi dikendalikan oleh Tuhan. Akhirnya mereka hidup dalam kekuasaan atau dominasi kuasa kegelapan selamanya. Cara iblis mendominasi seseorang sangat sistematis dan cerdas, dari penguasaan sedikit sampai penguasaan seluruh kehidupna secara besar dan kuat. Dalam hal ini Paulus menasehati kita “Janganlah memberi kesempatan kepada Iblis” (Ef 4:27).