Truth 11 Juli 2009 “Harus Memahami Sedalam-dalamnya

Mind Map Harus Memahami Sedalam-dalamnya

Mind Map Harus Memahami Sedalam-dalamnya

Aku heran, bahwa kamu lekas berbalik daripada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. ( Gal. 1:6-7)

(Diambil dari Renungan Truth – Rehobot Ministry) Paulus mengingatkan bahwa seseorang bisa menyimpang dari Injil yang benar. Fakta ini harus ditengarai dengan serius bahwa sepanjang sejarah gereja selalu akan muncul orang-orang yag akan menyesatkan jemaat Tuhan yang tulus yang mau belajar kebenaran Frman Tuhan. Tuhan Yesus berkata, “Penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya” (Mat. 18:7).

Maka setiap orang kristen harus selalu waspada terhadap kemungkinan pengajaran salah yang diembuskan oleh orang-orang yang tidak mengajarkan Injil yang benar. Mereka belum tentu sengaja mau menyesatkan, teapi mungkin mereka tidak tahu bahwa mereka tidak tahu. Mereka merasa mengerti kebenaran, padahal kenyataannya tidak. Para pengajar atau pemberita Firman seperti ini dengan wajah “tanpa dosa” dan nurani yang tidak terganggu mengajarkan apa yang tidak diajarkan Tuhan Yesus, tetapi mengangggap dirinya sedang mengajarkan ajaran Tuhan Yesus. Itulah sebabnya mereka tampil begitu meyakinkan, ditambah dengan pengalaman-pengalaman subjektif yang spektakuler -yang mereka yakini dari Tuhan- membuat mereka makin efektif dalam meyakinkan orang lain.

Jemaat Tuhan yang belum memiliki landasan Firman yang memadai, mudah sekali tergiring kepada Injil yang palsu, sebab belum memiliki indra rohani yang dewasa yang dapat membedakan kebenaran dan dusta. Kebenaran yang tidak diajarkan penuh adalah dusta. Yang palsu selalu berusaha mirip dengan yang orisinal; kuasa kegelapan yang bisa menyamar sebagai malaikat terang ialah ahli membuat yang gadungan. Mengingat betapa pentingnya Injil yang adalah buku petunjuk kehidupan, maka bila Injil salah diajarkan, akibatnya sangat mengerikan. Jadi mulai sekarang, haruslah kita belajar Alkitab semaksimal mungkin. Kita harus cerdas memahami kebenaran Injil secara mendalam dan lengkap. Jangan berpikir bahwa berteologia atau mengenal kebenaran Firman Tuhan secara mendalam hanya untuk para pembicara di mimbar. Setiap anak Tuhan harus memiliki pemahaman seluas-luasnya dan sedalam-dalamnya mengenai Firman Tuhan, sehingga dapat membedakan mana pengajar yang benar, mana yang palsu.


One Response to “Truth 11 Juli 2009 “Harus Memahami Sedalam-dalamnya”

  • Peters M. Sofyan:

    Absolutely right…..Hidup adalah pemebelajaran. Belajar terus selama hayat masih dikandung badan. Begitu kita sudah merasa pintar, maka terhentilah proses belajar itu….Semakin bodohlah kita…

Leave a Reply

*

March 2017
M T W T F S S
« May    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Mind Map Sebelumnya
Langganan dg Email