Truth 14 Agustus 2009 “Jangan Malas Mengenal Tuhan”

Mind Map Jangan Malas Mengenal Tuhan

Mind Map Jangan Malas Mengenal Tuhan

Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah (Hos. 4:6)

(Diambil dari Renungan Truth Rehobot Ministry – Dr. Erastus Sabdono) Pemahaman yang salah bahwa seseorang membutuhkan orang lain sebagai perantaranya dengan Tuhan mengakibatkan kemalasan atau sikap tidak bersungguh-sungguh bergumul untuk mengenal Tuhan melalui penggalian kebenaran Firman Tuhan dan pergaulan pribadi dengan Tuhan setiap hari. Firman yang didengarnya di gereja hanya menjadi kenikmatan sesaat, tetapi tidak sungguh-sungguh dirasakan sebagai kebutuhan. Membaca Alkitab, membaca literatur yang baik dan doa pribadi bukanlah sesuatu yang dianggap penting. Banyak waktu yang terbuang sia-sia tanpa mengenal Tuhan.

Bagi orang-orang tertentu yang sudah terbiasa memperoleh sesuatu dengan uang atau dibeli, tanpa sadar menggunakan kekuatan uang untuk membeli Tuhan melalui hamba-hamba Tuhan atau para pendeta yang dianggap bisa menjadi mediator dengan Tuhan. Orang-orang yang memiliki pemahaman yang salah ini akan mudah menjadi korban dari orang-orang yang disebut “nabi belian”. Mereka dimanipulasi oleh oknum-oknum tertentu demi memperoleh keuntungan materi. Sejak jaman dahulu kala selalu ada nabi-nabi palsu seperti itu. Pada jaman Nabi Yeremia banyak nabi yang diupahi atau dihidupi oleh raja Yehuda sehingga tidak berani menyampaikan kebenaran Firman Tuhan yang murni (Yer. 36). Pikiran raja dibutakan oleh permainan palsu hamba-hamba Tuhan tersebut.

Hamba-hamba Tuhan itupun juga pasti malas mengnal Tuhan dari jalur yang benar. Mereka mengenal Tuhan melalui doa tanpa menggali kekayaan Firman Tuhan. Maka tidak jarang mereka tersesat oleh pikiran mereka sendiri. Doa merekapun hanya sebagai legitimasi bahwa mereka dekat dengan Tuhan. Pada dasarnya Tuhan yang mereka kenal bukanlah Tuhan yang ada di Alkitab, melainkan Tuhan yang diciptakan dalam pikiran mereka. Kalau mereka berkata bahwa mereka juga “mendengar suara Tuhan”, itu sangat subjektif. Tetapi kebenaran Alkitab adalah kebenaran yang objektif. Hamba Tuhan yang benar akan selalu mengarahkan jemaat kepada kebenaran Alkitab, bukan pengalaman pribadinya. Hamba Tuhan yang benar tidak akan mengikat dirinya dengan mereka yang dapat menjadi keuntungan materi. Kalau ada hamba Tuhan yang berusaha mengikat dirinya dengan kemesraan-kemesraan yang berlebihan, harus diwaspadai. Kemesraan harus ada dan pasti ada, tetapi bukan dibuat-buat dan secara berlebihan (Mat. 16:6)


Leave a Reply

*

January 2017
M T W T F S S
« May    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Mind Map Sebelumnya
Langganan dg Email