Truth 18 Juli 2009 “Isi Kabar Baik yg Sejati”

Mind Map Isi Kabar Baik Yg Sejati

Mind Map Isi Kabar Baik Yg Sejati

(Diambil dari Renungan Truth – Rehobot Ministry) Dalam Mat. 11:5, Tuhan Yesus menyampaikan pernyataan-Nya bahwa “orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.” Dari pernyataan ini secara logis dapat dikatakan bahwa orang buta membutuhkan penglihatan; orang lumpuh membutuhkan kekuatan kaki untuk dapat berjalan; orang kusta membutuhkan pentahiran; orang tuli membutuhkan pendengaran; dan orang mati membutuhkan jantung yang berdetak dan nadi yang berdenyut; tetapi bagaimana dengan orang miskin? Jawaban logisnya adalah membutuhkan uang atau harta. Inilah yang dipromosikan besar-besaran dewasa ini, sehingga mengakibatkan jemaat menjadikan Yesus sebagai Juru Selamat duniawi. Benarkah bahwa kabar baik itu adalah kekayaan di dunia ini? Ternyata sama sekali salah.

Dalam bahasa Yunani, kata miskin disini adalah “ptokhos”. Selain itu, ada “penikhros” dan “penes”. Penikhros berarti miskin secara harta; misalnya dikenakan pada janda miskin yang kisahnya ditulis dalam Luk. 21:2. Ini biasanya disertai dengan sengsara atau penderitaan. Kata penes hanya ada satu kali dalam Alkitab (2Kor. 9:9). Penes menunjukkan orang yang miskin tetapi masih mampu menghidupi diri sendiri dengan berkerja. Sedangkan ptokhos adalah kemiskinan yang sangat ekstrem, dimana si miskin tidak mampu sama sekali mencari penghidupan atas dirinya. Tuhan berkata bahwa kepada orang miskin (ptokhos) diberitakan kabar baik. Kabar baik apakah itu?

Ternyata kabar baik bagi orang miskin bukan dompetnya yang diisi penuh dan bukan materi yang berlimpah dicurahkan, tetapi justru sebaliknya Tuhan berkata “Jangan kumpulkan harta di bumi” (Mat. 6:19-20), “Jual segala milikmu dan bagikan kepada orang miskin” (Mat. 19:21), “Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya” (Luk. 9:58). Tuhan tidak menjanjikan kemakmuran dunia atau kejayaan lahiriah. Ia mengajak umat pilihan-Nya untuk hidup seperti Ia hidup. Inilah kabar baik itu, bahwa Tuhan merebut kita dari cengkeraman iblis danmengajarkan kepada kita cara hidup yang baru, yaitu cara hidup pangeran-pangeran Kerajaan Surga. Tidak ada kabar lebih baik dari ini. Kabar baik atau Injil inilah yang mengajarkan bagaimana setiap anak Tuhan berlaku sebagai umat pilihan. Secara psikologis Tuhan menunjukkan bahwa orang miskin cenderung mudah dinasehati, dididik dan rendah hati, dan merasa membutuhkan Tuhan. Ini bukan berarti semua orang kaya tidak bisa masuk surga, tetapi karakter orang kaya dunia adalah karakter yang menyebabkan seseorang tidak bisa dibawa ke surga.


Leave a Reply

*

March 2017
M T W T F S S
« May    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Mind Map Sebelumnya
Langganan dg Email