Truth 19 Agustus 2009 “Karakter Seorang Pelayan”

Mind Map Karakter Seorang Pelayan

Mind Map Karakter Seorang Pelayan

(Diambil dari Renungan Truth Rehobot Ministry – Dr. Erastus Sabdono) Tidak sedikit orang Kristen yang cakap dalam kegiatan pelayanan gereja, tetapi kehidupan sehari-harinya tidak mendatangkan keteduhan bagi sesama. Mereka rajin datang ke gereja, dan di depan mata masyarakat menunjukkan diri sebagai pembela agama Kristen; tetapi dalam kehidupan setiap hari, perbuatan mereka tidak memberkati orang lain. Orang-orang seperti ini pada dasarnya belum melayani Tuhan. Dalam kasus-kasus tertentu, tampaklah karakter manusiawi mereka yang tidak berbelas kasihan terhadap sesama; sewenang-wenang; mau menang sendiri; serakah; sok pamer; tidak mau mengerti orang lain; memaksakan kehendaknya kepada orang lain; pelit, dan sebagainya. Orang yang paling banyak menjadi korban, atau paling merasakan akibat cacat karakter tersebut adalah orang-orang yang ada disekitarnya: pasangan hidup, anak dan keluarga besarnya yang dekat, pembantu rumah tangga, sopir, bawahan di kantor dan teman pergaulan yang dekat.

Seseorang yang mengerti pelayanan yang sesungguhnya, yaitu pelayanan tanpa batas, akan menjadi duta Kristus dimanapun ia berada: selalu menjadi garam dan terang dunia (Mat. 5:14-15). Inilah pelayanan sepenuh waktu (full time) dan segenap hidup. Seluruh detak jantung, denyut nadi dan tarikan nafasnya adalah irama pelayanan yang tidak pernah berhenti. Ia tidak pernah berhenti menjadi pelayan Tuhan dan berhenti bertugas. Oleh sebab itu agar pelayanan dapat terselenggara dengan baik, orang percaya harus memperlengkapi diri dengan sarana utama, yaitu karakter yang baik. Kebaikannya harus berstandar Kristus. Untuk ini seseorang harus bertumbuh dalam karakter sampai dapat mengenakan pribadi Kristus dalam kehidupan ini.

Karakter yang baik adalah sarana utama yang tidak dapat digantikan oleh apapun. Justru karakter inilah yang menjadi panglima utama dalam kehidupan seseorang menampilkan diri sebagai saksi Kristus. Kekayaan dan berbagai fasilitas pelayanan lain menjadi tidak berarti ketika karakter kita buruk. Malah yang terjadi adalah banyak orang tersandung oleh karakter buruk seorang anak Tuhan, sehingga hal itu akan menghambat bahkan menghalangi orang untuk percaya kepada Tuhan Yesus. Inilah yang terjadi di masyarakat. Tidak sedikit orang Kristen yang berkelakuan lebih buruk dari orang-orang non Kristen, sehingga nilai kurang ini menutup mata orang terhadap keindahan dan kebenaran Injil. Orang bisa berpikir, untuk apa menjadi orang Kristen, kalau kelakuan orang-orang Kristen ternyata lebih buruk daripada mereka?


Leave a Reply

*

March 2017
M T W T F S S
« May    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Mind Map Sebelumnya
Langganan dg Email