TRUTH 24 JULI 2009 “KESEMPATAN YG DISIA-SIAKAN”

Mind Map Kesempatan Yg Disia-siakan

Mind Map Kesempatan Yg Disia-siakan

(Diambil dari Renungan Truth – Rehobot Ministry) Dialog antara Tuhan Yesus dan Pontius Pilatus di ambang salib memuat pelajaran yang sangat berharga. Sungguh sangat menarik untuk diperhatikan bahwa Yesus menyatakan kerajaan-Nya bukan dari dunia ini. (Yoh. 18:36). Ini pasti membuat Pilatus dan semua pendengarnya bingung. Kalau kerajaan-Nya bukan dari dunia ini, apakah ini berarti ada dunia lain dimana ada pula kerajaan seperti kerajaan Romawi? Sayang, Pilatus tidak melanjutkan percakapannya tersebut. Pilatus hanya mengakhiri dengan kalimat: “Apakah kebenaran itu?” (Yoh. 18:38). Ia tidak memanfaatkan kesempatan emas yang Tuhan berikan kepadanya. Perhatikan, ketika berhadapan dengan banyak tokoh pada waktu itu, Tuhan Yesus tidak membuka mulut-Nya. Ia diam seribu bahasa walau ditampar, disiksa, ditanyai imam besar dan Herodes, difitnah didepan orang banyak. Tetapi untuk Pilatus, Tuhan Yesus mau membuka mulut-Nya. Disini Pilatus mendapat kesempatan berharga untuk mengenal Raja diatas segala Raja dan menerima keselamatan.

Hari ini banyak orang bersikap seperti Pilatus: memiliki kesempatan yang sangat berharga untuk mengenal kebenaran dan Kerajaan Surga, tetapi tidak memanfaatkannya. Seharusnya Pilatus memanfaatkan kesempatan mengenal Tuhan yang jauh lebih berharga dari segala yang diberikan Kaisar kepadanya; tetapi ternyata ia lebih sibuk menyelamatkan nyawanya. Memang menurut sejarah, pada waktu itu reputasi Pilatus sedang menurun tajam; ia menjadi penguasa yang tidak populer. Itulah sebabnya ia berusaha mengambil hati orang Yahudi dengan menyerahkan Yesus kepada mereka. Mula-mula Pilatus hanya mau menyiksa Tuhan Yesus dan kemudian melepaskan-Nya, tetapi kemudian ia tidak dapat mencegah Tuhan Yesus disalib. Kesempatan yang Pilatus sia-siakan itu berakibat ia terhilang untuk selama-lamanya. Menurut tradisi, Pilatus sempat diasingkan dan menjadi kurang waras.

Menjadi orang percaya adalah menerima panggilan untuk menggali, mengenali, memiliki dan memperagakan kebenaran. Sering kita bertanya-tanya, apakah kebenaran itu? Setiap insan suatu kali akan mendengar pertanyaan itu dalam jiwanya. Pertanyaan itu juga bisa berbunyi: Apakah kehidupan ini? Untuk apa aku hidup? Pertanyaan-pertanyaan ini merupakan awal dari langkah panjang dalam menggali, mengenali, memiliki dan memperagakan kebenaran. Jangan hanya bertanya, tetapi kejarlah, carilah dan temukan. Tuhan memberi kesempatan kepada mereka yang haus dan lapar kebenaran untuk dipuaskan, mengenali kebenaran dan hidup didalamnya.


Leave a Reply

*

January 2017
M T W T F S S
« May    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Mind Map Sebelumnya
Langganan dg Email