Truth 30 Juli 2009 “Suara Siapa?”

Mind Map Suara Siapa

Mind Map Suara Siapa

(Diambil dari Renungan Truth – Rehobot Ministry) Suatu kali, saya mendengar seorang pendeta mengomentari Firman yang saya sampaikan dengan kalimat kira-kira begini, “Pendeta Erastus ini seperti orang yang paling benar saja, seolah-olah yang lain salah. Bukan hanya dia saja yang bisa mendengar suara Tuhan, kami juga mendengar suara Tuhan”. Menanggapi hal ini, saya katakan bahwa saya tidak mendengar suara Tuhan secara audibel atau secara mistis, tetapi saya mempelajari apa kata Alkitab, yang memuat kebenaran-kebenaran Tuhan yang murni. Saya berusaha menggali kekayaan Alkitab seorisinal mungkin; dengan demikian hati nurani saya diwarnai oleh kebenaran-kebenaran yang tertulis dalam Alkitab tersebut. Dari sanalah sebenarnya saya baru menemukan suara Tuhan. Suara Tuhan yang paling dapat dipercayai adalah suara yang lahir dari kebenaran-kebenaran Alkitab. Kalau seseorang tidak mengerti kebenaran Alkitab, tetapi mengaku mendengar suara Tuhan, hampir dipastikan itu bukan suara Tuhan. Suara-suara mistis yang diklaim sebagai suara Tuhan sangat subjektif. Siapa yang bisa membuktikan bahwa itu suara Tuhan? Zaman sekarang orang mudah sekali bertindak mengatas namakan Tuhan untuk suatu kepentingan. Pertanyaannya adalah: apa dasar dari pernyataan Tuhan yang mereka terima tersebut?

Orang percaya harus kembali ke Alkitab. Kita harus bekerja keras untuk memahami isinya melalui penggalian yang serius terus menerus berdasarkan penafsiran yang benar dan dalam kejujuran. Kalau setiap kita dengan rendah hati mau duduk dalam persaudaraan yang tulus mempelajari Alkitab, maka kita akan menemukan kebenaran-kebenaran yang membangun suara hati nurani kita. Suara hati nurani tersebut akan menjadi pengantar suara Tuhan dalam kehidupan kita. Bagaimana seseorang bisa mendengar suara Tuhan tanpa mengerti isi Alkitab?

Jangan mudah percaya kepada orang yang mengaku mendengar suara Tuhan. Sekarang kita harus berhati-hati dalam menerima kesaksian seseorang yang mengaku mendengar suara Tuhan. Waktu akan membuktikan bahwa orang-orang yang mengaku mendengar suara Tuhan tetapi tidak mengerti isi Alkitab adalah pendusta. Akan nyata bahwa ia mengarang-ngarang sendiri atau ditipu Iblis; dan suara yang disaksikannya sebagai suara Tuhan ternyata dusta. Kita hendaknya bertumbuh dalam kebenaran Alkitab, sehingga kita akan cepat mendeteksi kalau-kalau penyesatan dalam diri seseorang yang kita dengar atau kesesatan itu ada dalam diri kita sendiri. Paulus mengatakan: “Awasilah dirimu dan awasilah ajaranmu.” (1Tim 4:16).


Leave a Reply

*

March 2017
M T W T F S S
« May    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Mind Map Sebelumnya
Langganan dg Email