Truth 4 Juli 2009 “Jangan Salah Urus”

Mind Map Jangan Salah Urus

Mind Map Jangan Salah Urus

(Diambil dari Renungan Truth – Rehobot Ministry) Waktu masih kecil, saya sering mendengar orang berkata kepada orang lain, “Kamu seperti orang kaya yang punya bank”. Dari perkataan itu tergambar dalam pikiran saya bahwa uang di bank adalah milik salah satu orang; bahwa presiden komisaris atau pemimpin tertinggi bank tersebutlah yang memiliki semua uang dalam bank. Setelah dewasa, saya baru memahami bahwa uang dalam suatu bank bukan milik satu dua orang, tetapi milik banyak orang yang disimpan atau diinvestasikan di bank tersebut. Pemilik bank dan semua stafnya adalah pengelola uang milik masyarakat. Presiden komisaris dan pemegang saham memiliki sebagian saja. Salah kelola atau salah urus bisa berbahaya: uang milik orang bisa ludes, lenyap. Bisa-bisa pemilik bank dan pemimpin-pemimpin bank tersebut masuk penjara.

Sekarang, setelah menjadi pemimpin jemaat, sering saya dengar orang memuji saya karena jumlah jemaat yang datang ke gereja banyak, apalagi banyak orang kaya yang hadir. Saya sadar benar, bahwa semua jemaat yang hadir bukan milik saya sama sekali. Kalau seorang presiden komisaris suatu bank masih memiliki saham pada bank tersebut, tetapi sebagai pelayan jemaat saya tidak memiliki saham sama sekali dalam pemilikan atas setiap individu jemaat. Jemaat adalah milik Tuhan. Dalam gereja, pemegang saham tunggalnya adalah Tuhan sendiri (Ef. 1:22). Saya bukan “owner” (pemilik) melainkan hanya seorang “manager” (pengelola).

Semakin banyak jemaat yang datang ke gereja yang saya gembalakan – apalagi semakin banyak orang yang berduit didalamnya – semakin sulit pula saya mengelola pekerjaan Tuhan ini, sebab orang kaya sukar masuk kerajaan Allah (Mrk. 10:25). Tanggung jawab ini besar sekali; bila salah urus atau salah kelola jemaat Tuhan, akibatnya mengerikan sekali, yaitu kebinasaan banyak orang.

Maka tanggung jawab seorang pelayan jemaat sangat berat. Tuhan memercayakan jemaat kepada pelayan Tuhan, agar jemaat diurus melalui pembinaan rohani agar menjadi semakin kudus, bagai mempelai yag tidak bercacat dan tidak bercela, sehingga layak masuk kedalam Kerajaan Surga (Ef. 5:27). Untuk ini semua orang yang terlibat dalam pelayanan harus berpikir bahwa jemaat bukan milik gembala jemaat, bukan milik perorangan. Ini dimaksudkan agar aktivis jemaat dapat mendukung proyek rohani ini, bukan hanya nimbrung ikut-ikutan dalam kegiatan gereja. Semua aktivis gereja harus mengerti maksud dan tujuan pelayanan tersebut. Tanggung jawab pelayanan bukan hanya di pundak gembala sidang atau pemimpin jemaat, tetapi semua pelayan Tuhan yang turut mengambil bagian dalam pelayanan.


One Response to “Truth 4 Juli 2009 “Jangan Salah Urus””

  • Peters M. Sofyan:

    I like very much “renungan” diatas. Jumlah itu baik. Kualitas lebih baik, jumlah dan kualias paling baik…..

    GBU
    PMS

Leave a Reply

*

March 2017
M T W T F S S
« May    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Mind Map Sebelumnya
Langganan dg Email