Truth 6 Agustus 2009 “Melayani Tuhan adalah Nafkah Kita”

Mind Map Melayani Tuhan adalah Nafkah Kita

Mind Map Melayani Tuhan adalah Nafkah Kita

(Diambil dari Renungan Truth Rehobot Ministry – Dr. Erastus Sabdono) Membela pekerjaan Tuhan tidak harus dimulai dari kursus Alkitab, pelatihan pelayanan atau sekolah Alkitab. Ironisnya, banyak orang berfikir bahwa pengesahan untuk dapat membela pekerjaan Tuhan adalah melalui kursus Alkitab, pelatihan pelayanan atau sekolah Alkitab dan lebih lengkap lagi kalau disahkan sebagai pendeta oleh suatu Sinode. Dari konsep ini maka orang berbondong-bondong masuk kursus/sekolah Alkitab dan memburu jabatan pendeta. Mereka yang hanya bermodalkan hal-hal tersebut untuk melayani Tuhan sering malah menjadi perusak pekerjaan Tuhan. Mengikuti hal-hal tersebut, bahkan menjadi pendeta, bukanlah ukuran bahwa seseorang telah memberi diri bagi Tuhan. Ada seribu satu motivasi orang melakukan hal tersebut.

Seseorang dapat hidup dalam pembelaan bagi Tuhan setelah melalui proses pendewasaan. Kedewasaan disini menyangkut kerelaan kehilangan hak (Flp. 2:5-7), dilukai dan berkorban dalam segala hal demi kepentingan Kerajaan Surga (2Tim. 4:6-8).  Fakta ini tidak dapat dibantah. Harus menjadi hukum pelayanan bahwa hanya orang yang memasuki proses pendewasaan yang benar-benar dapat membela pekerjaan Tuhan. Ini dapat dibuktikan melalui pengalaman pelayanan hamba-hamba Tuhan yang telah menapaki tahun-tahun pelayanan yang panjang. Mereka pasti telah menyaksikan sendiri hukum pelayanan ini.

Proses pendewasaan bukan usaha supaya kita dapat hidup lebih suci dari orang lain dan dapat berbangga diri, juga bukan suatu usaha untuk memuaskan hati Tuhan dengan kesucian tersebut. Tetapi kedewasaan rohani atau kesucian hidup tersebut memampukan seseorang membela pekerjaan Tuhan, dalam bentuk pelayanan bagi pekerjaan-Nya. Jadi yang benar, seorang anak Tuhan berusaha untuk masuk dalam proses pendewasaan supaya dapat membela Tuhan, bukan membela dirinya sendiri.

Orang yang belum dewasa selalu menanti dan memohon pembelaan Tuhan untuk dirinya sendiri, tetapi yang sudah dewasa yakin benar bahwa Tuhan pasti memberi pembelaan atas hidupnya, jika ia juga hidup dalam pembelaan terhadap Tuhan. Orang-orang Kristen seperti ini tidak akan memanipulasi pelayanan dan pengiringannya bagi Tuhan untuk kesenangan dan keuntungan pribadi. Pelayanannya adalah kebutuhan jiwa yang harus dipenuhi, sehingga pelayanan bagi Tuhan adalah nafkah atau rezeki.


2 Responses to “Truth 6 Agustus 2009 “Melayani Tuhan adalah Nafkah Kita””

  • haryanto:

    Syaloom…

    Sungguh luar biasa pemahaman ini,tapi saya kok dak mudeng yaa
    agak susah nangkep,..tapi saya sangat suka dengan artikel n pemahaman
    rehobot ministry.

    salam sejahtera

  • Christian:

    Terima kasih atas comment Bapak. Memang renungan ini membantu kita untuk melihat dari sudut pandang yang berbeda. Silakan Bapak terus mengikuti renungan-renungan berikutnya. Kiranya Tuhan memberkati Bapak.

Leave a Reply

*

January 2017
M T W T F S S
« May    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Mind Map Sebelumnya
Langganan dg Email